Biometrika Indonesia

Aspek Self Control Pada Anak

Self control adalah kemampuan untuk menyusun, membimbing, mengatur emosi, dan mengarahkan perilaku yang dapat membawa ke arah tindakan yang positif. Self control berkaitan dengan bagaimana anak mengendalikan emosi serta dorongan-dorongan dari dalam dirinya. Selain itu juga berperan dalam perencanaan, penyelesaian masalah, dan pengambilan keputusan. Orangtua menjadi pembentuk pertama self control pada anak. Cara orangtua menegakkan disiplin, merespon kegagalan anak, gaya komunikasi, cara orangtua mengekspresikan kemarahan (penuh emosi atau mampu menahan diri) merupakan awal anak belajar tentang self control. Anak dengan self control yang baik akan mampu mengambil pilihan yang dapat memberikan dampak positif yang lebih besar di masa yang akan datang. Terdapat beberapa aspek-aspek dalam pembentukan self control yang baik, yaitu:

  • Behavioral control adalah kemampuan seorang individu dalam mengendalikan diri terhadap suatu peristiwa yang tidak menyenangkan. Behavioral control terdiri dari dua komponen yaitu kemampuan mengendalikan situasi dan kemampuan memodifikasi perilaku. Kemampuan mengendalikan situasi dapat mengarahkan dan menentukan siapa yang akan mengendalikan keadaan. Sedangkan kemampuan memodifikasi perilaku merupakan kemampuan untuk mengetahui kapan situasi yang tidak menyenangkan akan muncul lalu menyikapinya dengan baik.
  • Cognitive control adalah kemampuan dalam mengendalikan diri untuk mengolah informasi yang tidak diinginkan dengan cara menginterpretasi dan menilai. Cognitive control terdiri dari dua komponen yaitu memperoleh informasi dan melakukan penilaian. Dengan informasi yang dimiliki anak dapat mengantisipasi keadaan yang tidak menyenangkan tersebut meresponnya dengan berbagai pertimbangan. Sedangkan dengan melakukan penilaian anak dapat menilai dan menafsirkan suatu peristiwa dengan cara memperhatikan sisi positif dan negatif, tetapi lebih cenderung ke sisi positif.
  • Decisional control adalah kemampuan dalam mengendalikan diri untuk memilih suatu tindakan berdasarkan pada sesuatu yang diyakini diri anak. Decisional control dapat membantu anak dalam menentukan pilihan, baik dengan adanya suatu kesempatan maupun kebebasan pada dirinya untuk memilih berbagai kemungkinan tindakan yang akan dilakukan.

 

Ditulis oleh Tia Gustiana, Konsultan Biometrika Pribadi Indonesia

 

 

Mau Mendapat Insight Tentang Parenting, Pengembangan Diri & Karakter?

Daftar newsletter kami dengan isi form di bawah ini!